Jaring insulasi termal peralatan elektronik adalah bahan fungsional khusus yang dirancang untuk mengatur suhu komponen elektronik, papan sirkuit, atau struktur perangkat internal. Dengan memantulkan, memblokir, atau menghantarkan panas, ia mencegah penurunan kinerja atau kerusakan akibat panas berlebih. Digunakan secara luas dalam elektronik konsumen, peralatan industri, dirgantara, dan bidang lainnya, ia memastikan pengoperasian sistem elektronik yang stabil di lingkungan bersuhu tinggi.
| Fungsi | Deskripsi |
|---|---|
| Refleksi Panas | Menggunakan lapisan logam (misalnya, aluminium, perak) untuk memantulkan radiasi inframerah, mengurangi penyerapan panas. |
| Penghalang Termal | Struktur berpori atau bahan dengan konduktivitas termal rendah (misalnya, aerogel) memblokir konduksi panas. |
| Dukungan Disipasi Panas | Menggabungkan pengisi konduktif termal (misalnya, graphene, serat logam) untuk mempercepat difusi panas. |
| Perisai EMI | Beberapa jaring logam juga menyediakan perisai interferensi elektromagnetik (EMI). |
| Tahan Api | Bahan tahan suhu tinggi (misalnya, serat keramik) mencegah pengapian. |
| Parameter | Nilai Tipikal | Standar Uji |
|---|---|---|
| Konduktivitas Termal | 0.02–5 W/m·K | ASTM D5470 |
| Ketahanan Suhu | -200°C hingga 1200°C | MIL-STD-810 |
| Reflektivitas Panas | ≥90% (foil aluminium) | ASTM E903 |
| Peringkat Api | UL94 V-0 | IEC 60695 |
| Ketebalan | 0.1–10 mm | ISO 4593 |
Bahan Termal Cerdas: Integrasi dengan pendingin termoelektrik (TEC) untuk kontrol suhu dinamis.
Struktur Terinspirasi Bio: Meniru insulasi alami (misalnya, bulu beruang kutub).
Bahan yang Dapat Terdegradasi Ramah Lingkungan: Insulasi berbasis biopolimer untuk elektronik hijau.